Jejak Sang Pionir : Kisah Lahirnya INTERA
Jejak Sang Pionir: Kisah Lahirnya INTERA
Di sebuah sudut koridor SMAN 1 Warungkiara pada Maret 2025, sebuah kegelisahan mulai tumbuh menjadi sebuah visi. Di tengah dunia yang kian digital, sekelompok siswa merasa sudah saatnya sekolah mereka memiliki sebuah wadah yang mampu menjembatani rasa ingin tahu mereka terhadap dunia informatika.
Tujuh orang pemuda—Gevaz Nurfirmansah, Gilang Ardhio Saputra, M. Ihsan Maulana, M. Riski, Hendi Hidayatullah, Arkan Athay Ramadan, dan Doni Muhammad Ramdani—bukan sekadar berkumpul untuk mengobrol. Mereka sedang merancang sebuah mimpi: melahirkan ekstrakurikuler berbasis Teknologi Informasi pertama di sekolah mereka.
Pertemuan di Laboratorium Komputer
Momen krusial itu terjadi pada 12 Maret 2025. Dengan tekad bulat, mereka melangkah menuju Laboratorium Komputer untuk menemui sosok mentor, Bapak Aldri Cipta Pratama, S.T. Di ruangan yang dipenuhi deretan monitor itulah, sebuah diskusi panjang digelar. Ide-ide dilempar, tantangan dibahas, dan struktur mulai dibentuk.
Langkah pertama yang mereka ambil adalah menentukan nakhoda. Melalui kesepakatan bersama, Gevaz Nurfirmansah dipercaya untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan sebagai ketua pertama dalam sejarah organisasi ini.
Pencarian Identitas: Dari INTEK ke INTERA
Namun, sebuah organisasi tanpa nama ibarat raga tanpa jiwa. Proses pencarian nama ternyata menjadi tantangan tersendiri. Mereka sempat menimbang nama INTEK (Informasi Teknologi), namun rasanya ada sesuatu yang kurang "klik".
Hingga akhirnya, sebuah kilatan ide muncul dari Gilang Ardhio Saputra. Ia mengusulkan sebuah nama yang terdengar kuat dan modern: INTERA, sebuah akronim dari Information and Technology SMAN 1 Warungkiara. Nama itu langsung disepakati. Tak lama berselang, Hendi Hidayatullah mulai menggoreskan kreativitasnya, merancang sebuah logo yang akan menjadi wajah dan kebanggaan seluruh anggota.
Fajar Baru di Tanggal 3 Juni
Setelah melalui proses panjang yang penuh dedikasi, tepat pada tanggal 3 Juni 2025, sejarah resmi tertulis. Lahirlah INTERA, ekstrakurikuler komputer pertama di SMAN 1 Warungkiara. Di bawah bimbingan langsung Bapak Aldri Cipta Pratama, S.T., INTERA bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bagi para inovator masa depan.
Kisah ini adalah bukti bahwa sebuah perubahan besar selalu dimulai dari sekelompok kecil orang yang berani bermimpi dan bertindak.
















.jpg)
